Rabu, 14 Agustus 2013

LIBURAN KE S'PORE - THAILAND - MALAYSIA ( Part 1 )



Libur lebaran yang ditunggu-tunggu datang juga. Tanpa menunggu lagi tanggal 3 Agustus Malam minggu kami memulai perjalanan kami selama 8 hari mengelilingi 3 negara menyusuri kota S'pore-Bangkok-Pattaya-Hatyai-Penang. Dari Bandara Soeta kami naik penerbangan Jetstar menuju Singapura. Sampai di bandara Changi dinihari jam 00.30, dan kami akan menginap di dalam bandara sebelum besok pagi mengelilingi Singapura dan sorenya berangkat menuju Bangkok. Sampai di terminal 1 changi, kami segera mencari tempat yang enak untuk bermalam di lantai 2. Setelah itu saya dan mama segera keluar menuju imigrasi, karena mama hanya ikut sampai di Singapura saja dan langsung dijemput oleh sepupu saya yang memang tinggal di Singapura. Setelah mengambil bagasi, langsung menuju terminal 2 naik skytrain gratis untuk menitipkan bagasi yang ada di lt 1, karena besoknya kami akan mengelilingi Singapura. Tarif penitipan bagasi yaitu 4,3 Sgd/koper sedang. Karena saya sudah keluar dari imigrasi, saya hanya dapat menunggu diluar saja, sedang rombongan yang lainnya masih didalam area transit bandara. Untuk berada di area transit bandara kita harus punya penerbangan lanjutan untuk hari itu juga, karena di area transit ada petugas yang menanyakan tiket transit kita. Dan kalau kita tidak bisa menunjukkan tiket transit, maka kita akan disuruh menuju imigrasi untuk keluar.


Kabin Jetstar/Value air

Josh with Pho2

Skytrain Bandara Changi

Jam 5.30 pagi setelah keluar imigrasi, kami menuju stasiun MRT di terminal 2 lt basement. Tujuan pertama kami adalah Sentosa Island. Kami segera membeli Standart tiket untuk sekali jalan menuju Harbour front. Cara membeli standard tiket cukup mudah. Pilih tujuan kita di mesin tiket, masukan jumlah tiket yang akan dibeli, masukan uang koin atau uang kertas plastik pecahan 5 dan 10 sgd, dan tiket akan keluar beserta uang kembaliannya.
Untuk menuju Harbour front tiketnya sebesar 2,4sgd. Transit di stasiun Tanah merah dan Outram park. Perjalanan menuju Harbour front sekitar 40 menit. Sampai di Harbour front exit ke Vivocity mall dan keluar menuju sentosa Boardwalk untuk berjalan kaki menuju pulau Sentosa. Jarak dari Vivocity ke Sentosa sekitar 500 meter, dilengkapi escalator dengan pemandangan yang indah. Kalau kita tidak mau berjalan kaki. kita bisa naik bus seharga 2 sgd, atau dengan monorail di lt 3 vivocity dengan membayar 3 sgd. Untuk masuk ke pulau sentosa kita harus bayar 1 sgd, dan didalam kita bisa naik monorail atau bus mengelilingi pulau sentosa dengan gratis.


stasiun MRT Tanah Merah

Antri naik MRT


Sentosa Boardwalk

Latar belakang Harbour front



Karena keterbatasan waktu dan 2 tahun yang lalu kami sudah masuk ke USS, maka kami hanya mengambil gambar saja didepan USS. Dan melanjutkan naik monorail menuju patung merlion dan pantai siloso.








Bus gratis keliling Sentosa



Menjelang siang kami kembali ke Vivocity naik monorail gratis. Dari lt 3 turun ke stasiun MRT Harbour front untuk menuju Merlion park. Turun di stasiun MRT Raffles Place exit Fullerton hotel, jalan kaki menyusuri sungai dan sampailah di Merlion park. Di dekat Fullerton hotel, kami membeli es krim uncle yang lezat seharga 1 sgd saja dengan banyak varian rasa.


es krim Uncle

S'pore



Esplanade

Setelah makan siang di Suntec City mall, kami bergegas menuju stasiun MRT Esplanade untuk menuju bandara Changi. Setelah mengambil titipan bagasi di terminal 2, kami langsung checkin di counter Flyscoot menuju Bangkok. Pesawat yang digunakan adalah Boing 777-200 dengan kapasitas 400-an tempat duduk. Sampai di Bandara Suvarmabhumi Bangkok pukul 7 malam. Untuk menuju counter imigrasi harus berjalan cukup jauh sekitar 700 meter. Antrian imigrasi tidak panjang karena cukup banyak counter yang dibuka. Setelah mengambil bagasi kami segera turun ke lantai satu untuk naik Airport rail link menuju hotel. Tiket seharga 35 Baht/orang menuju stasiun Ramkamhaeng dapat dibeli langsung di counter. Setelah melewati 4 stasiun sampailah kami di Stasiun Ramkamhaeng. Dari stasiun cukup berjalan kaki saja menuju Nasa Vegas hotel yang terletak di seberang stasiun. Hotelnya cukup besar dengan harga yang sangat murah yaitu 145rb/malam.


Changi Airport Terminal 2

Flyscoot Boing 777-200

Kabin Flyscoot

Flyscoot

Nasa Vegas Hotel

Nasa Vegas Hotel 145rb/Malam

Nasa Vegas Hotel

Hari ini kami akan berkeliling kota Bangkok mengunjungi Grand palace, Wat po, Wat Arun dan beberapa mall di Siam centre. Setelah sarapan pagi kami naik kereta lagi menuju Tune Hotel Asoke untuk menjemput rombongan yang lainnya yang sudah tiba kemarin langsung dari Jakarta. Setelah bertemu dengan rombongan yang lainnya, kami naik kereta dari stasiun Asoke menuju Stasiun kereta Saphan Thaksin untuk naik kapal dari Sathorn pier menuju grand palace menyusuri sungai Chao Praya. Untuk membeli tiket kereta harus di mesin tiket, dan hanya bisa menggunakan uang koin yang bisa kita tukar di counter stasiun.

stasiun Ramkamhaeng

Chaophraya express

Chaophraya express

Nahkoda Kapal Chaophraya express

Dari Sathorn pier kami naik kapal menuju Tha Chang pier. Ongkos kapal sebesar 20 Baht/orang. Setelah melewati beberapa dermaga, maka sampailah kami di Tha Chang pier dekat Grand palace. Udara di sekitar jalan menuju Grand Palace sangat terik. Terdapat banyak penjual makanan dan penjual buah-buahan segar seperti durian, rambutan dan buah potong dingin yang harganya cukup murah disekitar jalanan menuju Grand Palace. Tiket masuk ke Grand Palace sebesar 500 Baht/orang, Dan sudah termasuk beberapa tempat lagi tanpa perlu membayar lagi. Untuk masuk di Dalam Grand Palace kita harus berpakaian dengan sopan. Tidak boleh mengenakan celana pendek, kaos tanpa lengan dan sandal jepit. Dan untuk wanita dilarang mengenakan pakaian yang tipis dan kalau memakai rok harus dibawah lutut. Kalau terlanjur kita sudah memakai pakaian tersebut, kita dapat menyewa didepan pintu masuk.
Setelah puas menikmati keindahan istana dengan bangunan-bangunannya yang megah berwarna keemasan, kami menuju Wat po yang didalamnya terdapat Patung Budha tidur yang dilapisi emas. Tiket masuk sebesar 200 Baht/orang dan tiketnya dapat ditukar dengan 1 botol air mineral.


Grand Palace
Grand Palace
Bikshu di Grand Palace




Wat Po
Wat po

Pas sampai di Wat Po, hujan turun cukup lebat. Tujuan kami selanjutnya sebenarnya Wat Arun yang terletak di seberang sungai. Tapi karena hujan dan tangga wat arum yang curam dan sangat licin diwaktu hujan, maka kami tidak jadi kesana. Kalau cuaca cerah, kita dapat menikmati sunset yang indah dari atas Wat Arun dengan pemandangan atap-atap dari bangunan Grand Palace yang berkilauan.
Dari Dermaga Wat Po kami kembali naik kapal menuju Sathorn Pier, dan jalan kaki menuju stasiun Saphan Thaksin untuk naik kereta ke Siam centre. Terdapat banyak sekali mall-mall besar di Siam Centre ini seperti Siam Paragon, Siam Discovery dan MBK. Sambil menghabiskan waktu, kami mengunjungi museum Madame Tussauds yang ada di lantai 6 Mall Siam Discovery. Kami tidak masuk kedalam, cukup foto-foto saja didepan pintu masuk yang dipajang patung lilin Tom Cruise didepannya. Setelah puas melihat-lihat sebelum kembali ke hotel, kami makan malam dulu di Food Republic,foodcourt area di lt3 mall Siam Centre. Sekitar jam 9 malam kami kembali ke hotel naik kereta di samping Siam paragon Mall.





Foodcourt lt.3 Siam Centre Mall

Mall Siam Paragon, disamping Stasiun kereta Siam

BERSAMBUNG.....

Rabu, 10 Juli 2013

Family Trip... Makassar


Promo big point airasia dua minggu yang lalu membawa kami sekeluarga untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di pulau Sulawesi. Tiket Airasia Jakarta - Makassar PP untuk 4 orang total 619rb rupiah, jadi perorang untuk sekali jalan hanya sekitar 77rb saja.
Perjalanan dimulai hari minggu pagi jam 04.30 kami berangkat menuju bandara Soekarno Hatta. Tiba di bandara, kami langsung menuju parkir inap terminal 3 bandara Soekarno Hatta. Karena kami sudah web checkin dulu dan tidak membawa bagasi, jadi Tidak perlu ke counter checkin dan langsung bisa bayar airportax 40rb/orang di pintu masuk ruang tunggu yang ada di lantai 2. Pemeriksaan identitas penumpang cukup ketat untuk penerbangan airasia, penumpang yang berangkat harus sesuai dengan nama di tiket dan kartu identitas.

Penerbangan tepat waktu pukul 06.40 dan tiba di bandara Hasanuddin Makassar pukul 10.05 pagi. Ada perbedaan waktu lebih cepat 1 jam antara Makassar dan Jakarta. Bandara Sultan Hasanuddin ini cukup megah. Dari bandara kami menggunakan bus damri menuju kota Makassar dengan tarif 20rb/orang. Tidak perlu menunggu lama, bus segera berangkat. Dari kapasitas 17 seat hanya diisi 8 orang penumpang saja.

Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar

Bus Damri dari Bandara-Kota Makassar


perjalanan dari bandara menuju kota Makassar ditempuh kurang lebih 1 jam. Kami turun di jl.lompobattang dekat lapangan karebosi untuk makan siang dulu di rumah makan Konro Karebosi. Kami pesan 1 porsi konro bakar dan 1 porsi sop konro yang disajikan dalam porsi yang cukup besar.

Konro Bakar Karebosi


Setelah makan siang kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati lapangan karebosi yang dibawahnya terdapat mall. Cukup banyak hotel di jl.Jampea yang merupakan kawasan china town di Makassar. Setelah melihat beberapa hotel dan hostel juga, kami memilih hotel Yasmin dengan tarif 249rb/malam sudah termasuk sarapan pagi. Hotel cukup besar, hanya saja bangunannya agak tua.
Kamar AC dengan LCD 24in

Lobby Hotel

Kota makassar sangat panas. Setelah beristirahat di hotel, menjelang sore kami mulai mengeksplorasi kota Makassar. Tujuan pertama kami adalah benteng Fort Rotterdam yang berada tidak jauh dari hotel. Tidak dikenakan tiket masuk, hanya mengisi data saja di pintu masuk dengan memberi sumbangan sukarela. Dari Benteng kami berjalan kaki menuju pantai Losari yang berjarak sekitar 500 meter. Kondisi cuaca agak mendung, jadi kami tidak bisa menikmati sunset. Di sekitar pantai banyak sekali pedagang yang menjual makanan khas makassar seperti pisang epe, es pisang ijo dan es palu butung. Menjelang malam hari kami menuju jl.somba opu yang banyak menjual oleh-oleh khas Makassar. Dari pantai Losari kita hanya perlu menyeberang jalan saja untuk sampai di jl.somba opu. Sebelum kembali ke hotel, kami menikmati seafood di warung-warung di dekat pantai losari diseberang benteng Fort Rotterdam. Harganya cukup bersahabat dan tidak menguras kantong. Harga satu porsi ikan bakar kurang lebih sekitar 7 ons 35rb rupiah.
Pantai Losari

Es pisang ijo

Warung-warung seafood yg berjejeran di seberang  Fort Rotterdam

Setelah sarapan pagi di hotel yang menyediakan coto makassar yang cukup enak dan juice markisa, kami akan menuju Taman nasional Bantimurung. Pukul 09.30 kami checkout dari hotel menuju halte bus damri di seberang gedung RRI yang terletak sekitar 100 meter dari hotel. Seperti kemarin dari bandara, kami juga tidak menunggu lama dan bus damri menuju bandara kali ini hanya diisi 5 orang penumpang saja( kami berempat dan 1 orang bapak-bapak yang akan menuju bandara). Dari kota Makassar bus damri lewat jalan tol menuju bandara, jadi perjalanan lebih cepat yaitu sekitar setengah jam kita sudah sampai. Kami turun disimpang bandara untuk naik pete-pete(angkotnya Makassar) menuju pasar Maros. Dari pasar Maros naik pete-pete lagi menuju taman nasional Bantimurung. Pemandangan cukup indah dengan sawah menghijau dan bukit-bukit disepanjang jalan raya Maros-Bantimurung. Dengan membayar ongkos 6rb/orang kita sudah sampai didepan pintu masuk kawasan taman nasional Bantimurung.
Halte bus Damri diseberang gedung RRI

Bus Damri Kota Makassar-Bandara

penumpang hanya 5 orang, bisa buat tidur...

Jalan raya Maros-Bantimurung

Taman nasional Bantimurung terletak di kabupaten Maros, Sulawesi selatan. Berjarak sekitar 35 kilometer dari kota Makassar. Didalamnya terdapat penangkaran dan museum kupu-kupu dan air terjun dengan kawasan hutan yang masih alami.





Jalan menuju goa diatas air terjun

Sumber air terjun yang berwarna hijau


Setelah puas bermain di dalam kawasan taman nasional Bantimurung, sekitar jam 3 sore kami bergegas menuju bandara. Rutenya sama seperti waktu pergi, Bntimurung-Pasar Maros.. dari Pasar Maros naik pete-pete lagi  jurusan Maros-Daya dan turun di simpang bandara. Dari simpang bandara tersedia shuttle bus gratis menuju terminal keberangkatan bandara Hasanuddin. Sama seperti di bandara Soekarno Hatta, untuk checkin Airasia cukup ketat dan harus sesuai kartu identitas. Pesawat berangkat tepat waktu pukul 19.50 dan tiba di Jakarta pukul 21.15. Kami segera menuju tempat parkir mobil, tarif parkir inap untuk 40 jam adalah sebesar 90rb rupiah.